• Menu
  • Lycoris
  • Category
    • Animation
    • Nature
    • People
    • Technology
    • Vogue
    • Other
  • Tools
    • CSS
    • jQuery
    • Cookies
    • Wicked
  • Menu
    • CSS
    • jQuery
    • Cookies
    • Wicked
  • Sub Menu
    • CSS
    • jQuery
    • Cookies
    • Wicked

Hantu Web

blog tekno seputar turorial gadged

  • Home
  • Contact
  • Sitemap
  • Static Page
Menu
Uncategories KPK Bengkulu Kejar Sumber Uang

KPK Bengkulu Kejar Sumber Uang


Korupsi di bengkulu, mungkin kata inilah yang dapat menjelakkan kota raflesia arnodi ini di luaran sana. Bagaimana tidak belakangan ini pemerintahan bengkulu sendiri yang melakukan korupsi. Padahal mereka telah berjanji kepada masyarakat.

Apakah mereka orang yang korupsi mementingkan perut keluarganya sendiri?. Apakah mereka tidak tahu diri?. Apa mungkin mereka memang tidak amanah - tidak mencerminkan sifat rasululah. Atau mereka tidak takut kepada tuhan...Ya kata diataslah yang ada di pikiran masyarakat dan mahasiswa di bengkulu.

Secara SDM, pemuda bengkulu banyak yang menjadi atelit yang mengharumkan nama kota. Tidak hanya itu kreatif orangnya banyak di instagram yang selalu mempromosikan tempat wisata di bengkulu. Tapi sangat disayangakan di cap kota tersangka oleh KPK (komisi pemberantas korupsi).


Hantu web - Bengkulu // Dari data yang didapatkan tadi malam, setidaknya sudah enam saksi yang diperiksa sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Masing-masing Hakim Adhock di PN Bengkulu Henny Anggraini, Sekda Kota Bengkulu Marjon, M.Pd yang juga kakak Wilson, suami tersangka SI Achmad Priyono, Deswita (keluarga Wilson), Widia dan Netty (keluarga Wilson). Pemeriksaan dilakukan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal (Reskrim) Polda Bengkulu tepatnya beberapa ruangan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus).
Setidaknya ada 10 petugas KPK yang menggelar pemeriksaan saksi tersebut. Datang ke gedung tersebut secara bergiliran jam 08.30 WIB Henny. Selanjutnya Sekda Kota Marjon sekitar pukul 10.30 WIB dan menyusul datang Achmad Priyono, Netty, Vidia dan Deswita sekitar pukul 10.50 WIB.
Pemeriksaan sempat diwarnai protes dari Penasehat Hukum (PH) atau pengacara dari Achmad Priyono, Made Sukiade. Saat ipar Marjon ini akan diperiksa, KPK tidak mengizinkan Made Sukiade selaku PH untuk ikut mendampingi. ‘’Saya menghormati KPK, tapi tolong sesuai dengan aturan dan undang-undang. Bukan bicara soal prosedur atau SOP. Karena itu hanya berlaku untuk internal (KPK,red),’’ ujar Made.
Sementara itu, lamanya pemeriksaan terhadap masing-masing saksi oleh KPK ini tidak sama. Dimana yang duluan selesai yaitu keluar duluan Deswita sekitar pukul 12.45 WIB. Setelah itu dilanjutkan Marjon pukul 14.46 WIB dan pukul 18.40 WIB selesai menjalani pemeriksaan adalah Netty, Vidia dan Achmad Priyono secara serentak. Terakhir atau hanya selang 20 menit sekitar pukul 19.00 WIB, Hakim Henny Anggraini selesai menjalani pemeriksaan.
Sekda Kota Bengkulu Marjon yang tidak lain adalah kakak kandung dari Wilson dan SI ini sepertinya tidak mau banyak menyampaikan kata-kata ketika dikonfirmasi. Dirinya hanya mengakui kalau kemarin memang diperiksa terkait OTT KPK. ‘’Ya, diperiksa masalah itulah (OTT KPK, red),’’ ujar Marjon.
Begitu juga saat ditanya soal adanya informasi bahwa uang untuk menyuap Hakim dan Panitera pengadilan berasal dari dirinya, Marjon hanya menjawab singkat untuk membantahnya. ‘’Tidak ada itu, tidak pernah menggunakan uang saya. Lebih baik tanya langsung penyidik saja,’’ elak Marjon sembari masuk ke dalam mobil.

Sedangkan Henny Anggraini yang dikonfirmasi setelah pemeriksaan, sepertinya lebih santai menjawab pertanyaan wartawan. Dirinya mengaku diperiksa dengan 47 pertanyaan seputar perkara-perkara yang ditanganinya selama ini. Ketika ditanya apakah soal aliran dana, dirinya mengatakan tidak ada.
‘’Tidak ada (soal aliran dana, red). Hanya seputar perkara dan apa yang saya kerjakan dalam dalam menangani perkara,’’ singkat Henny.
Direktur Direktorat Ditreskrimsus Kombes Pol Drs. Herman yang dikonfirmasi kemarin, tidak mengetahui berapa orang yang diperiksa sebagai sakai oleh KPK RI. Termasuk berapa lama KPK menumpang gedung untuk melakukan pemeriksaan.
‘’Waduh, saya gak tahu berapa orang dan berapa lama. Kita hanya diminta bantuan tempat untuk pelaksanaan pemeriksaan,’’ jawab Herman saat keluar dari gedung Reskrim sekitar pukul 16.00 WIB kemarin.
Juru Bicara KPK RI Febri Diansyah membenarkan kalau penyidik mereka melakukan pemeriksaan 6 orang saksi di Bengkulu terkait OTT oknum hakim beberapa hari lalu. ‘’Hari ini tim Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang saksi di Polda Bengkulu. Dari unsur Hakim, Sekda dan swasta,’’ terang Febri.
Dijelaskan Febri, untuk saksi dari unsur Hakim, penyidik mendalami informasi terkait alur dan proses indikasi penyerahan uang kepada hakim Suryana. Sedangkan terhadap saksi Sekda Marjon, untuk mendalami asal-usul atau sumber dana yang diduga diberikan untuk mempengaruhi perkara di PN Tipikor Bengkulu. ‘’Penyidik masih terus melakukan kegiatan, termasuk pemeriksaan besok (hari ini, red) di Bengkulu.

Peristiwa di atas ialah salah-satu kejadiannya. Mudah-mudahan provinsi kaya ini kedepannya tidak lagi ada yang korupsi. Dosa tau. Masa orang bengkulu maling uang rakyat sungguh memalukan sekali. Dikagumi tapi hati seperti sampah.
tuyul jalan ninjaku
Add Comment
13/09/17
  • Share
  • Share

Related Posts

Newer Older Home

Weekly Posts

  • thumbnails
    Rudal Korea Utara
  • thumbnails
    Menu Trend Diet Vegetarian
  • thumbnails
    Cara Riset Keywords Planner Mengunakan Adwords
  • thumbnails
    Cara Membuat Sitemap Blogspot Trend
  • thumbnails
    Rahasia Daftar Adsense dan Ternak Adsense Terbaik 2018
  • thumbnails
    Daftar Blog Baru

Label

Berita Bengkulu Berita Terkini Blogger Gadget Game Google Doodle Info Bola Misteri Teknologi Tips dan trik Unik dan Menarik Whatsapp

Recent Post

    Contact

    Nama

    Email *

    Pesan *

    copyright © 2017 Hantu Web All Right Reserved . Created by Idntheme . Powered by Blogger